Rahasia Asma Allah Yaa Wahhab Sebagai Pembuka Pintu Rezeki



Barangsiapa yang membiasakan diri membaca asma Allah ”Yaa Wahhab” (Wahai Dzat Yang Maha Memberi), sebanyak 300 kali tiap- tiap hari setelah mengerjakan shalat fardhu, Insya Allah ia akan mendapatkan harta yang berlimpah, mendapatkan kewibawaan, dibukakan pintu rezeki, dan disenangi orang banyak.

Do'a Supaya Segera Dapat Melunasi Hutang- Hutang



ALLAAHUMMA IKFINII BI HALAALIKA ’AN HARAAMIKA WAGH NINII BI FADHLIKA ’AMMAN SIWAAKA. YAA KAABIRU ANTAL LADZII LAA YAHTADII AL WAASHIFUUNA LI WASHFI ’ADLAMATIHII”


Artinya :
Wahai Tuhanku, berilah kecukupan kepadaku dengan kehalalan-Mu dari keharaman- Mu dan berilah aku kekayaan dengan anugerah- Mu dari tidak hajat selain- Mu. Wahai Dzat yang Maha Besar, Engkaulah Dzat dimana orang- orang mensifati tidak mengetahui sifat keagungan- Mu.”


Seseorang yang memiliki hutang, baik sedikit maupun banyak, biasanya hidupnya akan gelisah sebelum dia mampu melunasi hutang- hutangnya tersebut. Maka itu, jika Anda memiliki hutang, berusahalah sambil berdo’a seperti do’a di atas sebanyak- banyaknya setiap selesai shalat fardhu atau saat tengah malam selesai tahajjud.

Do'a Supaya Rezekinya Ditambah



ALLAAHUMMA ZIDNAA WA LAA TAN QUSHNAA WA AKRIMNAA WA LAA TUUHINNAA WA A’THINAA WA LAA TAHRIMNAA WA AATSIRNAA WA LAA TU’TSIR ’ALAINAA WA ARDHINAA WARDHO’ANNA”


Artinya :
Wahai Tuhanku, berilah tambah kepada kami, janganlah Engkau hinakan kami, muliakanlah kami dan janganlah Engkau hinakan kami. Dan berilah kami, janganlah Engkau halangi kami dan pilihlah kami, dan janganlah Engkau tinggalkan kami, dan relakan kami dan janganlah Engkau cegah kami.”


Apabila seseorang membiasakan dirinya membaca do’a di atas sebanyak 7 kali pada tiap- tiap selesai mengerjakan shalat fardhu. Dan apabila hendak berangkat kerja, maka hendaklah membaca do’a ini sebanyak 3 kali.

Do'a Untuk Menghilangkan Kesedihan Karena Hutang

ALLAA LAHUL KHALQU WAL AMRU TABAARAKALLAAHU RABBUL ’’AALAMIINA”


Artinya :
Ketahuilah olehmu, Dialah (Allah) yang mempunyai ciptaan dan suruhan. Maha Mulia Tuhan Semesta Alam.”


Pernah diceritakan, bahwa zaman dahulu hiduplah seorang laki- laki yang kaya raya dan hidupnya sangat kecukupan. Akan tetapi karena suatu sebab, kekayaan tersebut surut dan akhirnya habis sehingga ia jatuh miskin dan menanggung hutang yang banyak.
Suatu malam, pikirannya sangat kacau dan sedih karena memikirkan nasib buruk dan hutangnya yang banyak, sehingga ia tak bisa tidur. Lalu ia berjalan- jalan menyusuri daerah di sekelilingnya. Pada suatu tempat, ia mendengar ada orang yang membaca ayat suci Al- Qur’an. Didengarnya bacaan itu dengan khusyuk, hingga tiba pada suatu ayat yang berbunyi : “ALAA LAHUL KHALQU WAL AMRU TABAARAKALLAAHU RABBUL ‘AALAMIINA.” (Q.S Al- A’raf ayat 54). Entah karena apa, ayat tersebut sangat terkesan di hatinya, sehingga ia baca berulang- ulang sambil meneruskan perjalanannya hingga tiba waktu subuh.
Sampai di rumah, ia masih belum juga bisa tidur, lalu ia duduk- duduk sambil membaca ayat yang baru didengarnya.
Tidak lama kemudian, datanglah seorang laki- laki yang belum dikenalnya. Begitu sang tamu masuk, ia bertanya ”Ada keperluan apakah sehingga Anda pagi- pagi datang kemari ?”. Lalu dijawab oleh sang tamu ”Aku datang kemari perlu menitipkan uang pada tuan”.
Dengan terkejut, ia berkata ”Maaf, sebetulnya aku sanggup menolong Anda, akan tetapi aku tidak berani, karena seperti Anda ketahui aku seorang miskin lagi melarat. Bagaimana jika aku tak bisa mengembalikan uang yang terpakai olehku ?”. Jawab si tamu ”Jika itu masalahnya, tidak jadi soal. Tuan boleh menggunakan uang itu bila tuan memerlukannya.”
Sambil berkata demikian, si tamu menyerahkan uang kepadanya, lalu pergi.
Beberapa hari kemudian, datanglah serombongan khafilah yang datang membawa barang dagangan. Melihat hal ini, ia berniat untuk membeli barang dagangan tersebut menggunakan uang orang asing yang dititipkan kepadanya. Setelah terjadi kesepakatan harga, barang- barang itu lalu ia bawa pulang ke rumahnya.
Selang beberapa hari kemudian, ia jual barang- barang itu dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga belinya, sehingga ia mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda. Dengan demikian uang yang dititipkan kepadanya menjadi berkembang dan bertambah banyak.
Seiring berjalannya waktu, orang asing yang menitipkan uang, datang kembali ke rumahnya. Oleh si laki- laki, kedatangan tamunya dikira bermaksud mengambil uang yang dititipkan kepadanya. Karena itu ia lalu masuk ke dalam mengambil uang itu beserta keuntungannya untuk diserahkan kepada tamunya.
Akan tetapi tamunya itu hanya diam saja tanpa mau menyentuh sedikitpun uang yang disodorkan kepadanya, bahkan ia berkata ”Uang yang dulu aku titipkan itu aku berikan kepada tuan berikut keuntungannya sekalian. Ketahuilah olehmu, bahwa sebenarnya aku ini adalah Malaikat Penjaga (Khadam) ayat yang selalu tuan baca itu.”
Setelah itu, orang asing yang ternyata malaikat yang menyamar itupun secara tiba- tiba lenyap dari pandangan mata, laki- laki itu menjadi heran dan takjub.
Setelah terjadinya peristiwa itu, ia lalu membiasakan diri membaca ayat tersebut sebanyak- banyaknya, sehingga akhirnya ia bisa membayar hutangnya yang menumpuk dan ia kembali menjadi orang kaya dan berkecukupan.

Do'a Supaya Mendapat Anugerah dan Rahmat



ALLAAHUMMA INNI AS-ALUKA MIN FADHLIKA WA RAHMATIKA FA INNAHU LAA YAMLIKU HUMAA ILLAA ANTA”


Artinya :
Wahai Tuhanku, aku memohon kepada- Mu dari anugerah dan rahmat- Mu, karena hanya Engkaulah yang memiliki keduanya itu.”


Do’a ini terdapat dalam riwayat Ibnu Mas’ud, bahwasanya Rasulullah SAW pernah didatangi oleh seorang tamu, lalu oleh Rasulullah tamu itu dibawa ke rumah salah seorang istrinya untuk dijamu. Akan tetapi pada waktu itu, tidak seorangpun dari istri- istri Rasulullah yang mempunyai makanan untuk disajikan kepada tamunya.
Melihat keadaan seperti itu, Rasulullah lalu berdo’a seperti diatas. Dan beberapa waktu kemudian, datanglah seorang sahabat yang membawa daging panggang untuk diberikan kepada Rasulullah. Setelah itu beliau bersabda ”Inilah anugerah dari Allah, sedang waktu itu aku sedang menanti rahmat.” (Diriwayatkan oleh Ath Thabrani dan Abu Nu’aim)

Do'a Bila Sudah Dapat Membayar Hutang

”BAARAKALLAAHU LAKA FII AHLIKA WA MAALIKA”


Artinya :
“Mudah- mudahan Allah memberkahi keluargamu dan hartamu.”


Do’a ini merupakan ucapan syukur kepada Allah, dibaca setelah hutang lunas terbayar.

Do'a Supaya Rezekinya Ditambah


ALLAAHUMMA ZIDNAA WA LAA TAN QUSHNAA WA AKRIMNAA WA LAA TUUHINNAA WA A’THINAA WA LAA TAHRIMNAA WA AATSIRNAA WA LAA TU’TSIR ’ALAINAA WA ARDHINAA WARDHO’ANNA”


Artinya :
Wahai Tuhanku, berilah tambah kepada kami, janganlah Engkau hinakan kami, muliakanlah kami dan janganlah Engkau hinakan kami. Dan berilah kami, janganlah Engkau halangi kami dan pilihlah kami, dan janganlah Engkau tinggalkan kami, dan relakan kami dan janganlah Engkau cegah kami.”


Apabila seseorang membiasakan dirinya membaca do’a di atas sebanyak 7 kali pada tiap- tiap selesai mengerjakan shalat fardhu. Dan apabila hendak berangkat kerja, maka hendaklah membaca do’a ini sebanyak 3 kali.